ALT_IMG

Ria Jenaka

Sejenak melupakan kepenatan saat menghadapi hari-hari bersama murid-murid kesayangan. Joke perlu, Guyon perlu, yang penting bisa mengobati stress. Asal tidak kelewatan dalam becanda insyaAllah tidak akan menjadikan kita lupa akan tugas utama kita..., tersenyumlah kawan! Yuk kita baca...!

ALT_IMG

Pendidikan

Pendidikan merupakan hak anak-anak kita, dan kewajiban kita memberikan kepada mereka. Ternyata pendidikan yang terbaik dimulai disaat mereka (anak-anak kita) masih dalam kandungan ibunya. Perlu diketahui, bahwa disaat mereka berumur 120 hari dalam kandungan, mereka sudah mampu merespon apa yang kita rasakan, kita perbuat dan segala sesuatu di luar diri mereka. Pemberian nama juga perlu...Baca Lengkap...!

Alt img

Guru Oemar Bakrie

Kita semua tahu, dedikasinya tidak dapat dipungkiri dan dilupakan begitu saja oleh sebagian besar penduduk negeri ini. Kiprahnya mampu melahirkan orang-orang besar layaknya Habibi. Namun sebagian mereka terlupakan, bagaimana kisah mereka di negeri ini? Kita akan dan terus ikut mewarnainya...Baca Kisahnya...!!!

ALT_IMG

Kata Mutiara

Kadang kita merasa tersesat, butuh suluh untuk menerangi jalan. Mungkin sebuah kata akan membuatmu merasa terang benderang di jalan yang kita anggap lurus (semoga). Di sini ada kata-kata mutiara yang insyaALLOH akan menggugah semangat kita... Lihat semua...!

ALT_IMG

Wrooterist

Ini lho kumpulan tulisanku..., jelek-jelek juga gak apa-apa, namanya sedang berlatih. Beri komentar yach...! Kalo perlu diponten, nanti di kasih reward lho... Baca yuk...!

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Rabu, 19 November 2014

Tips Mengatasi Anyang-anyangan

0 komentar
Sobat mungkin diantara kita ada yang pernah merasa sakit saat buang air kecil, terutama di saluran bagian kemaluan. Rasanya panas, ada yang seperti ditusuk-tusuk jarum. Maunya ke kamar kecil untuk kencing, tapi hanya beberapa tetes, itupun sakit. Penyakit ini tidak mengenal usia, ras, suku, agama, dan gender.

Sebagian besar masyarakat kita mengenalnya dengan ANYANG-ANYANGen. Asumsi yang beredar adalah mencampur minuman panas dengan minuman dingin. Namun, secara medis, penyakit ini disebabkan oleh 2 hal utama: 1). Kurang minum air putih; 2). Infeksi saluran kemih bagian bawah.

Saya adalah salah satu yang pernah mengalami. Kebiasaan jelek saya adalah kurang doyan mengkonsumsi air putih. Terapi yang pernah saya lakukan adalah:

1. Mengikat kedua JEMPOL KAKI. 
Ini sih 'kata sesepuh dan pinisepuh'. Saya pilih keduanya karena tidak tahu mana yang benar antara jempol kaki kanan atau kiri. Hasilnya ya..., cukup mengurangi sakit.

2. Minum Air Jeruk Nipis.
Jurus ini cukup manjur, karena kandungannya yang mampu mengobati berbagai infeksi, termasuk Infeksi Saluran Kencing. Selain itu juga masih banyak manfaatnya.

Caranya dengan memeras satu jeruk nipis, ditambahkan gula satu sendok, dituangkan air hangat satu gelas kecil. Minum sehari dua kali, selagi masih hangat dan sekali meminumnya (sekali minum langsung habis maksudnya).

3. Akar Alang-alang, Keji Beling, Kumis Kucing.
Namanya unik, tapi manfaatnya Sobat akan rasakan sendiri. Akar alang-alang segenggam, Daun keji beling lima lembar, Daun kumis kucing tiga-lima lembar. Rebus bersama dengan enam gelas air, sisakan setengahnya. Minum tiga kali sehari masing-masing satu gelas.

Selamat mencoba sobat, semoga lekas sembuh dan beraktifitas. Jangan lupa MINUM AIR PUTIH yang banyak, konsultan saya menyuruh 4 LITER sehari.

diramu dari berbagai sumber...
Continue reading →
Minggu, 19 Januari 2014

Menembus KORAN

0 komentar
Judul               : Menembus KORAN, Berani Menulis Artikel
                          (MENEMBUS KORAN EDISI II)
Penulis             : Bramma Aji Putra
Penerbit           : Easymedia, Yogyakarta
Cetakan           : Pertama, Mei 2012
Tebal               : x + 143 halaman
Harga              : Rp. 25.000,-

Menulis bagi sebagian orang mungkin sebuah aktivitas biasa. Atau mungkin sudah menjadi bagian dari hidupnya. Namun, bagaimana menulis menjadi sarana penuangan ide untuk dapat dinikmati oleh orang banyak? Tentu ide tersebut harus menembus media yang memang terbuka untuk khalayak ramai. Sayangnya untuk ke arah sana tidak segampang menulis surat untuk pacar. Tapi membutuhkan tips dan trik menembusnya.
Kenyataan inilah yang ada di masyarakat, baik dari kalangan awam maupun terdidik. Tidak banyak yang mengetahui tips dan trik untuk menembus koran. Pelbagai alasan dilontarkan, sehingga tulisan tidak tandas di tangan para redaktur. Yang lebih dahsyat lagi, tidak semua dosen, guru atau pun praktisi pendidikan mampu menuangkan ide di kepalanya dalam bentuk tulisan. Apalagi untuk menembus kokohnya benteng sebuah surat kabar.
Seseorang yang kaya akan ide akan merasa puas hanya dengan idenya diketahui banyak orang. Sebenarnya alasan kecil ini sudah cukup menjadi pemicu agar seorang produktif menuangkan gagasan briliannya ke sebuah koran. Baik lokal syukur-syukur mampu merangsak ke media nasional. Adalah Bramma Aji Putra, seorang anak muda kreatif, membeberkan bagaimana “Menembus KORAN, Berani Menulis Artikel”. Di usianya yang baru menginjak 27 tahun mampu menorehkan penanya di beberapa surat kabar.
Bukunya yang kedua ini menjadi jurus pamungkas yang patut diterapkan bagi Anda dan saya. Banyak komentar positif yang dilontarkan oleh pembaca buku pertama (MENEMBUS KORAN EDISI I) yang berjudul “Menembus  Koran, Cara Jitu Menulis Artikel Layak Jual”. Penyajian antar bab diawali dengan lead motivasi dari tokoh-tokoh kenamaan di bidang kepenulisan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Tidak ayal, tulisannya mampu menggetarkan dada pembaca dan selalu ingin menggerakkan tangan untuk segera menulis.
Disajikan sebuah motivasi menulis. Dikatakan bahwa menulis ibarat merangkai beberapa potong kain perca. Mudah, dan hasilnya gemilang. Ide-idenya banyak yang diawali dari pengumpulan artikel-artikel koran dan buku-buku kemudian dituangkan dalam tulisan. Akhirnya sebuah karya terpampang di koran. Tidak terbatas, meski kegiatan di pulau Jawa, namun artikel sanggup menembus pulau lain. Surat kabar lokal di daerah lain, itulah tepatnya. Herannya, padahal penulis tidak pernah melihat medianya. Itulah yang dipraktikkan oleh Bramma Aji Putra.
Salah satu lead yang saya sukai adalah, “Menulis, Satu-satunya Cara Agar Tetap Waras”. Lead ini mampu menghipnotis saya secara pribadi. Sangat layak buku ini menjadi koleksi Anda. Apalagi Anda adalah seorang pendidik, khususnya seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Saya kira buku ini menjadi wajib untuk dimiliki.

Tak ada gading yang tak retak. Istilah untuk ketidaksempurnaan sebuah karya. Buku ini juga masih ada yang kurang. Selalu saja diajarkan mudahnya menembus koran, sayang sekali tidak ada trik bagaimana agar artikel tidak ditolak. Baik dari segi pengiriman maupun tata tulisnya. Jika perlu tiap bab dalam buku ini juga ditambahkan karikatur yang cukup mewakili isi tulisan.₪
Continue reading →
Jumat, 13 Januari 2012

Kiat Menghadapi UN; 'Anti Nyontek'

0 komentar
p4k -- Bandarlampung; Sebentar lagi Ujian Nasional - UN - akan diselenggarakan untuk kesekian kali. Seperti yang sudah-sudah, kehabatan pemerintah untuk mengantisipasi kebocoran UN ternyata selalu gagal. Namun, pemerintah seolah-olah tidak mengetahuinya. Pesta 'nyontek' terjadi dimana-mana, dengan dukungan Tim Sukses sekolah masing-masing.

Siswa sudah tidak ragu-ragu lagi untuk mencontek, sementara guru-guru pengawas hanya bekerja sebagai fasilitator. Di balik hiruk-pikuknya pesta 'nyontek' masih ada segelintir siswa/siswi yang didukung oleh keluarganya untuk tidak melakukan perbuatan keji yang terkesan direstui. Mereka tidak mengincar besarnya angka hasil UN. Mereka PeDe dalam menghadapinya. Kenapa? Karena mereka siap.

Berikut ini adalah kiat-kiat dalam menghadapi dan melaksanakan UN:

1. Persiapan belajar jauh-jauh hari;
2. Investasi dengan membeli buku-buku soal UN dan simulasinya;
3. Kerjakan soal secara terus-menerus, minimal 2 jam sehari;
4. Tidak mudah percaya dengan 'bocoran';
5. Jangan terlalu mengandalkan 'jam tambahan' dari sekolah;
6. Optimis dan tidak tergantung dengan orang lain, termasuk guru;
7. Jangan lupa berdoa.

Begitulah pengalaman pribadi saya dalam menghadapi ujian (EBTA-EBTANAS) dari SD hingga SMU. Semua lancar...
Continue reading →

Labels